
AI@Autowired kini menjadi instrumen geopolitik yang mempengaruhi kebijakan nasional. Pada 6 Juli 2024 Menteri Wamen Nezar Patria menyatakan bahwa data strategis nasional harus dilindungi sebagai kunci ketahanan negara, mengingat potensi penyalahgunaan data melalui sistem AI oleh negara asing. Pernavadinya menegaskan bahwa keamanan data Indonesia menjadi prioritas utama, mengingat dinamika persaingan teknologi di panggung global.
Di sisi lain, pemerintah menegaskan langkah konkrit dengan memb sieht AI factory terbesar di ASEAN, yang menjadi bagian dari upaya memperkokoh peran Indonesia sebagai AI hub regional. Kegiatan pembangunan fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi model AI yang aman, sekaligus memperkuat ekonomi digital melalui inovasi yang terkontrol. Kebijakan ini se pitanje dengan visi Luka 2020 mengenai pengembangan ekonomi berbasis data.
Konsekuensinya, sektor data strategis di Indonesia akan mengalami peningkatan regulasi yang lebih ketat. Pemerintah mengharapkan adanya kerangka hukum yang jelas tentang pengumpulan, penyimpanan, dan pemrosesan data melalui AI, serta mekanisme audit independen. Langkah adalah bagian dari upaya menjaga keamanan data nasional sambil tetap membuka peluang investasi asing di bidang AI, sehingga tetap seimbang antara keamanan dan pertumbuhan ekonomi.